Minggu, 16 Agustus 2026
Beranda / /

  • DLH Bener Meriah Prioritaskan Pengelolaan Sampah dan Pemulihan Lingkungan pada 2026
    Pemerintahan | 20 hari lalu
    DLH Bener Meriah Prioritaskan Pengelolaan Sampah dan Pemulihan Lingkungan pada 2026

    DIALEKSIS.COM | Redelong - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bener Meriah menyiapkan sejumlah program prioritas pada Tahun Anggaran 2026 dengan fokus pada pengelolaan persampahan, pengendalian pencemaran, rehabilitasi kawasan terdampak bencana, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

  • Video Viral Pembuangan Sampah di Tepi Sungai, Polres Bener Meriah Telusuri Pelaku
    Aceh | 28 hari lalu
    Video Viral Pembuangan Sampah di Tepi Sungai, Polres Bener Meriah Telusuri Pelaku

    DIALEKSIS.COM | Redelong - Merespons cepat video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi pembuangan sampah sembarangan di tepi sungai wilayah Desa Bener Kelipah Utara, Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah, personel Unit Opsnal Satreskrim Polres Bener Meriah langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan, Jumat (17/7/2026) malam.

  • Cek Kesehatan Gratis di Rutan Bener Meriah, Deteksi Dini Penyakit Menular Jadi Fokus
    Aceh | 1 bulan lalu
    Cek Kesehatan Gratis di Rutan Bener Meriah, Deteksi Dini Penyakit Menular Jadi Fokus

    DIALEKSIS.COM | Redelong - Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus skrining penyakit menular bagi petugas dan warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini untuk mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan rutan.

  • Jembatan Enang-Enang: Ketika Modal Sosial Rakyat Dibajak Menjadi Modal Politik
    Opini | 1 bulan lalu
    Jembatan Enang-Enang: Ketika Modal Sosial Rakyat Dibajak Menjadi Modal Politik

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Jembatan Enang-Enang di tanah Gayo, Aceh bukan sekadar infrastruktur yang menghubungkan dua wilayah. Ia telah berubah menjadi simbol pertarungan antara modal sosial masyarakat dengan modal politik negara. Di satu sisi, masyarakat menunjukkan bahwa gotong royong masih hidup sebagai kekuatan pembangunan. Di sisi lain, muncul kecenderungan pemerintah yang baru hadir setelah pekerjaan selesai, lalu menjadikan keberhasilan itu sebagai komoditas komunikasi politik.

« 1 2 3 4 »